Tips dan Cara Ampuh Hilangkan Masuk Angin untuk Ibu Hamil

Wanita hamil perlu mendapatkan penanganan khusus ketika sedang menderita masuk angin. Perut kembung, mual,badan terasa dingin adalah beberapa gejala umum masuk angin yang sering dirasakan baik wanita hamil dan orang pada umumnya.

Lalu bagaimana cara ampuh hilangkan masuk angin untuk ibu hamil? Berikut adalah tips-tips atasi masuk angin untuk wanita hamil:

Minum Wedang Jahe

Berikan minuman hangat yang sehat dan terbuat dari bahan alami seperti minuman jahe hangat yang sudah direbus dan disaring. Anda bisa tambahkan madu agar minuman jahe hangat anda semakin nikmat. Minuman jahe hangat ini dapat dikonsumsi setiap hari meskipun tidak dalam keadaan masuk angin.

Wedang jahe hangat ini sangat baik untuk stamina baik pria maupun wanita terutama bagi wanita yang sedang hamil. Karena terbuat dari tanaman herbal berupa jahe, tentu saja minuman hangat yang satu ini sangat aman bagi tubuh wanita yang sedang hamil dan juga sangat aman untuk janin yang sedang dikandung. Setelah meminum minuman jahe hangat ini, badan akan terasa hangat dan perut kembung pun akan segera hilang.

Oleskan Minyak Hangat

Penanganan yang kedua  selain meminum minuman jahe hangat adalah dengan mengoleskan minyak hangat seperti minyak telon atau minyak kayu putih pada bagian punggung sang ibu.  Pada dasarnya tujuannya adalah badan agar terasa hangat dan lebih nyaman.

Minum Teh Hangat

Teh manis hangat juga bisa menjadi alternative tepat bagi anda yang sedang hamil dan merasakan masuk angin. Sebaiknya pada saat akan membuat teh manis hangat, sebaiknya anda pilih teh seduh bukan teh celup karena teh seduh jauh lebih berkhasiat daripada teh celup.

Teh mint juga bisa anda jadikan sebagai obat alami masuk angin yang sangat aman bagi wanita hamil. Cara membuat jenis teh yang satu ini sama saja dengan teh biasa. Perbedaannnya hanya pada daun mint yang anda seduh pada minuman teh hangat anda. Anda dapat memilih daun mint yang segar agar khasiatnya jauh lebih besar daripada daun mint yang sudah dikeringkan.

Makan Sup Panas

Sup panas adalah alternatif lainnya yang bisa anda konsumsi untuk atasi masuk angin pada ibu hamil. Perbanyak sayur seperti brokoli dan wortel pada sup yang sedang anda masak agar kandungan gizi pada sup anda jauh lebih banyak.

Jika anda menyukai bawang putih, anda juga bisa memperbanyak bawang putih dan merica pada bumbu sup karena kedua jenis bumbu tersebut mampu menghangatkan tubuh dan mengusir masuk angin.

Selamat mencoba!

Tips Sukses Memompa ASI

Tidak sedikit ibu baru yang mengalami kesulitan saat baru mulai memompa ASI. Padahal jika tahu caranya, memompa ASI tidaklah sesulit yang dibayangkan.

Berikut ini tiga langkah yang bisa jadi panduan ibu untuk memompa ASI, seperti dikutip dari Kids-Health:

1. Ketahui Kapan Ibu Mulai Memompa ASI
Sejumlah ahli berpendapat, sebaiknya ibu jangan terlalu awal mengenalkan botol susu pada bayi yang baru lahir. Biarkan dulu bayi Anda terbiasa menyusui langsung dari payudara agar tidak terjadi kasus bingung puting. Namun memang pada beberapa bayi, kasus bingung puting ini tidak terjadi dan mereka tidak mengalami masalah saat bertransisi menyusu dari payudara ke botol atau feeder cup.

Meski tidak disarankan memperkenalkan botol susu terlalu cepat pada bayi, bukan berarti Anda tak bisa langsung memompa ASI. Beberapa konselor laktasi menyarankan para ibu baru, memompa ASI mereka sejak awal untuk memperbanyak produksi ASI.

Untuk ibu yang kembali bekerja setelah melahirkan, sangat disarankan memompa ASI jauh-jauh hari sebelum masa cuti habis. Jika Anda memilih memompa ASI setelah bekerja, ibu akan frustasi karena bisa saja tidak punya stok ASI sehingga merasa dikejar-kejar. Memompa ASI pun butuh latihan dan kesabaran. Tidak semua ibu bisa langsung menghasilkan banyak ASI dalam satu kali memompa.

2. Pilih Alat Pemompa ASI Yang Membuat Ibu Nyaman
Jenis alat pemompa ASI mana yang akan dipilih, semuanya tergantung Anda sendiri. Beberapa wanita merasa nyaman menggunakan pemompa ASI manual (dioperasikan dengan tangan) ketimbang yang elektrik. Pompa manual pun harganya lebih murah ketimbang yang elektrik. Namun ada juga beberapa ibu yang memilih pemompa ASI elektrik karena kesulitan memakai pompa manual.

Sedikit informasi, pemompa ASI elektrik pada beberapa ibu dianggap lebih mudah ketimbang manual karena saat memakainya Anda tidak perlu usaha yang terlalu keras. Ibu hanya perlu menempelkan alat pemompa di payudara dan mesin yang akan bekerja. Pemompa ASI jenis ini pun dianggap lebih efisien. Namun kekurangannya, alat tersebut terkadang menghasilkan suara yang berisik.

Selain memompa dengan mesin, sebenarnya ibu pun bisa menggunakan tangannya sendiri untuk memompa. Untuk mempelajari teknik ini, Anda bisa menanyakannya pada konselor-konselor laktasi yang ada di rumah sakit tempat Anda bersalin. Di You Tube pun teknik ini juga bisa dipelajari.

3. Pancing LDR (Let Down Relax)
Sama seperti menyusui bayi, saat memompa pun Anda harus merasa nyaman. Memang sepertinya tidak mudah karena Anda bukan berdekatan langsung dengan bayi, melainkan pada mesin. Awalnya akan sedikit sulit untuk tubuh dan pikiran Anda beradaptasi dengan pemompa tersebut.

Sebelum memompa, pastikan dulu Anda sudah menempatkan dengan benar alat tersebut di payudara. Pastikan alat tersebut menutupi puting dan areola ibu dan tertutup rapat. Jika penempatan ini tidak benar, hal itu bisa membuat alat tidak bekerja.

Kunci keluarnya ASI saat dipompa adalah dengan memancing LDR (Let Down Relax). LDR adalah refleks keluarnya hormon oksitosin yang menstimulasi keluarnya ASI. Bagaimana agar LDR keluar? Pertama, ibu harus rileks. Cari posisi duduk yang bisa membuat Anda senyaman mungkin saat memompa. Lalu tarik napas panjang beberapa kali, setelah itu coba klitik-klitik puting Anda sampai payudara terasa kencang. Pompa ASI saat perasaan ada yang mengalir atau terdorong ke arah puting.