Ternyata kondisi rambut merupakan cerminan dari kondisi kesehatan kita lho. Mulai dari kondisi kesehatan fisik maupun psikologis. Nah, berikut ini tujuh kondisi rambut ketika sesuatu terjadi pada tubuh kita;

1. Kamu seorang perfeksionis
Penelitian di Kanada mengungkapkan bahwa kecenderungan seseorang menarik-narik rambut, alis, dan bulu mata adalah tanda seseorang memiliki kepribadian perfeksionis.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Behavioral Therapy and Experimental Psychiatry ini, menarik rambut adalah cara mengurangi frustrasi dan ketidakpuasan ketika seseorang merasa stres.

2. Stres
Rambut rontok selama 3 sampai 6 bulan bisa menunjukkan bahwa kamu sedang stres. Normalnya, setiap hari manusia bisa mengalami kerontokan 80-100 helai rambut menurut  dokter kulit dan psikiater dari New York City Amy Wechsler.

Jika lebih dari itu, bisa jadi kamu mengalami penipisan rambut karena stres, baik secara psikologis maupun fisik seperti sakit, hamil, atau depresi.

Namun, kerontokan rambut jarang terjadi ketika stres kamu mulai hilang. Jangan khawatir, rambut pun akan tumbuh normal kembali. Wechsler menyarankan, untuk menghindari stres, lakukanlah aktivitas yang menyenangkan dan tidur cukup selama 7-8 jam per hari.

3. Terlalu banyak makan junk food
Jika rambut terlihat kusam, rapuh, atau menipis, ada baiknya kamu selalu perhatikan konsumsi harian kamu. Kemungkinan, bisa jadi karena kamu selama ini terlalu banyak makan  junk food. Hat-hati ya sobat efektips, sebaiknya kamu kurangi kebiasaan mengonsumsi junk food.

Menurut penulis The Superfoods Rx Diet Wendy Bazilian, rambut yang sehat berasal dari pola makan yang sehat pula. Untuk mencegah masalah rambut, Bazillian menyarankan untuk banyak konsumsi buah-buahan dan sayuran.

4. Kurang konsumsi makanan berlemak

Mungkin kamu baru saja mengurangi konsumsi lemak dengan harapan berat badan dapat turun. Namun, hal itu bisa membuat rambut kamu terlihat lemas dan kurang kuat. Tak hanya lemak, beberapa nutrisi yang bisa menyehatkan rambut kamu, yaitu vitamin D. Pilihlah lemak yang sehat.

“Fokus pada makan makanan yang kaya asam lemak omega-3 dan lemak tak jenuh tunggal,” begitu menurut Bazilian. Kandungan itu banyak terdapat pada minyak ikan, alpukat, cokelat hitam, dan minyak zaitun.

5. Kelebihan hormon testosteron
Jika rambut rontok terjadi di puncak kepala, tumbuh rambut di atas bibir, rambut atau bulu yang lebat di lengan, mungkin kamu memiliki banyak hormon testoteron dalam tubuh.

Sindrom Ovarium Polikistik (SOPK)  juga bisa menjadi penyebab pertumbuhan rambut yang tidak diinginkan. Periksalah ke dokter jika kamu mengalami  obesitas, menstruasi tidak teratur, tumbuh jerawat, dan resistensi insulin.

6. Gigi bermasalah
Sebuah penelitian dalam Journal of Clinical Investigation mengungkapkan bahwa orang-orang yang memiliki gangguan rambut, seperti mudahnya mencabut rambut, bisa menunjukkan kamu memiliki gigi berlubang.

7. Kurang minum
Rambut kering dan rapuh bisa jadi tanda bahwa kamu kurang minum air putih. Tanda itu biasanya disertai dengan tubuh kurang berenergi  dan  berkeringat di malam hari, dan kekurangan energi, common denominator kemungkinan dehidrasi.

The Institute of Medicine merekomendasikan kamu untuk minum air putih 2,7 liter per hari atau konsumsi makanan yang kaya air seperti buah-buahan.

Dari ketujuh hal tersebut, semoga sekarang kamu bisa lebih tahu lagi tentang kondisi kesehatanmu melalui kondisi rambutmu. Semoga bermanfaat, salam sehat 🙂

 

 

sumber: kompas health

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>