Kebanyakan anak merasa tidak nyaman jika sang ibu memiliki banyak aturan. Nah, apakah kamu salah satu diantaranya?

Bagi sebagian anak memang merasa tidak suka dengan perlakukan ibunya yang banyak bicara. Terlalu banyak menyuruh ini dan itu kepada sang anak. Menuntut banyak hal dari sang anak. Mungkin jika kamu diposisi seperti itu kamu akan banyak protes dan bisa saja secara terang-terangan kamu melakukan perlawanan terhadap orang tua. Atau mungkin kamu bisa memberontak karena perlakuan orang tuamu yang sering kali banyak bicara.

Tapi perlu kamu harus ingat! Kamu yang berfikir bahwa ibu kamu yang sering sekali ngomel atau cerewet dan membuat kamu sangat sebal dengan perlakukan ibu kamu, kelak kamu akan berterima kasih atas perlakuan ibumu terhadapmu.

Bingung kenapa bisa seperti itu?

Dilansir dari goodhousekeeping.com, berdasarkan studi yang dilakukan oleh University of Essex di Inggris sejak tahun 2004 hingga 2010, bahwa anak perempuan yang tumbuh besar dengan ibu yang cerewet dan memaksa anak rajin ternyata lebih sukses dibanding anak yang memiliki ibu yang lebih biasa saja tanpa harus memaksa anak (untuk hal yang positif).

Penelitian ini dilakukan dengan memantau kehidupan 15.500 remaja perempuan usia 13-14 tahun. Ternyata rata-rata dari mereka mengatakan bahwa ibulah yang berpotensi paling cerewet dan bertindak sangat menganggu, karena umumnya sang ibu menekan putrinya dengan menetapkan standar tinggi di bidang akademis.

Meskipun begitu, ternyata hasilnya tidak main-main lho. Penelitian menunjukan bahwa ibu yang cerewet demi kebaikan sang anak dan masa depannya, ternyata memperkecil kemungkinan anaknya melakukan hal buruk semasa sekolah.

Sumber Photo: www.pixabay.com

Sumber Photo: www.pixabay.com

Ibu Cerewet Bisa Kurangi Risiko Pernikahan Dini

Nah, ini termasuk memperkecil peluang kehamilan di usia remaja. Karena menjadi ibu di usia remaja berarti meninggalkan sekolah lebih dini dan akan mendapat upah yang lebih kecil ketika mereka bekerja. Hal paling buruk, mereka juga berkemungkinan menjalin hubungan dengan laki-laki yang berpendidikan rendah, dan bahkan pengangguran.

Secara langsung ibu yang cerewet akan membuka  peluang lebih besar bagi putrinya untuk masuk perguruan tinggi dan bekerja dengan upah tinggi juga. Hal ini terkait dengan pendekatan sangat halus yang dilakukan oleh sang ibu sehingga kata-kata yang dicerewetkannya selalu teringat di kepala sang anak, dan akhirnya, memengaruhi setiap pilihan hidup dan penentu langkahnya untuk memutuskan yang terbaik bagi kehidupan sang anak.

So, buat kamu yang memiliki ibu cerewet, jangan berfikir bahwa ibumu selalu banyak aturan dan banyak menuntut. Itu merupakan tanda sayang seorang Ibu terhadap kamu. Karena ibumu kelak menginginkanmu menjadi anak yang  sukses dikemudian hari. Jangan lupa untuk ucapkan terimakasih dan berikan pelukan untuk ibumu di rumah ya!

Nah, untuk kamu yang sudah menjadi ibu, jangan merasa bersalah atau segera menyerah jika kecerewetanmu sering tidak diindahkan sang anak. Seiring berjalannya waktu, mereka akan menyadari dengan sendirinya manfaat baik dari kecerewetan ibunya pada saat ini. Karena yang dilakukan ibu saat ini sudah benar, ini demi kesuksesan anak ibu dikemudian hari.

Semoga bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>